KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, puji syukur
penulis haturkan kehadirat Allah SWT. Atas rahmat-Nya lah Penulis dapat
menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya.Tak lupa Penulis juga
menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepadasemua pihak yang telah
mendukung dan membantu Penulis dalam menyelesaikan makalah yang berjudul “MAKALAH
CLOUD COMPUTING” ini.
Penulis menyadari bahwa makalah
tersebut masih banyak adanya kekurangan dan masih jauh dari kesempurnaan. Oleh
karena itu penulis berharap akan kritik dan sarannya dari segenap pembaca.
Demikianlah semoga makalah yang telah dibuat tersebut dapat bermanfaat bagi
semuanya. Terimakasih
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang Masalah
Dalam kehidupan sehari-hari,
kebutuhan akan data merupakan hal yang tak bisa terhindarkan lagi. Semua dari
hasil kerja kita pasti berupa data baik yang berupa nyata ataupun data digital.
Data digital merupakan suatu kumpulan kode yang merepresenasikan hasil kerja
kita agar bisa dibaca oleh komputer atau alat olah data kita. Untuk data
digital, pastilah memeliki suatu ukuran besar (size) yang menjadi batasannya. Dengan
size tersebut maka data digital dapat diartikan sebagai sesuatu yang spesifik
dan dapat didefinisikan bentuknya.
Data digital, memiliki kelebihan
jika dibanding dengan data nyata yaitu dapat dipakai terus menerus tanpa
mengalami perusakan atau dapat disebut memiliki kualitas yang sama.Data digital
dapat digunakan terus menerus karena dapat disimpan untuk bisa digunakan terus
menerus jika disimpan di dalam alat penyimpanan (storage). Dengan semua
kemudahan dari data digital tersebut, data digital juga memiliki suatu
kekurangan yaitu dengan adanya ukuran
size, maka storage(alat simpan) dari data tersebut harus memiliki ukuran (Space
Storage) yang sejumlah dengan data yang akan disimpan. Untuk beberapa data
memang masalah ini belum begitu terlihat, tapi jika data digital yang akan
disimpan terus menumpuk akibat dari pentingya danbanyaknya tugas. Maka solusi
yang biasanya diambil adalah penghapusan data yang lama atau dengan penambahan
storage baru. Memang untuk penambahan storage baru bisa menyelamatkan data yang
sudah tidak muat, tetapi dengan begitu akan menambah jumlah limbah dan biaya
yang besar.
Sebetulnya jawaban dari masalah ini sudah mulai tercetus
oleh John McCarthy pada tahun 1960-an akan tetapi pada waktu itu masih
dirasakan suatu kesuliatan untuk mewujudkan pemecahan masalah ini. Dengan
perkembangan dunia maya yang cepat seiring dengan diluncurkannya Web 2.0 maka
jawaban dari masalah storage yang selama
belum bisa diatasi dapat dipecahkan yaitu dengan Cloud Computer (Cloud
Storage). Cloud Storage merupakan layanan penyimpanan data secara Online di
Storage Server, atau dengan kata lain data kita akan disimpan pada
database(storage) milik server online. Dengan cloud storage penggunanya tidak
perlu lagi untuk membawa data digital dalam alat penyimpanan yang banyak
melainkan sewaktu-waktu dapat diunduh dan diambil lagi untuk digunakan melalaui
jaringan internet untuk mengakses data di server.
2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang
telah di uraikan di atas, pokok permasalahan yang dapat di angkat adalah:
1. Apa yang
dimaksud dengan Cloud Computing?
2. Apa saja
karakteristik yang dimiliki Cloud Computing?
3. Bagaimana
mengenai sejarah Cloud Computing?
4. Apa saja
kelebihan Cloud Computing ?
5. Apa saja
kekurangan yang dimiliki Cloud Computing?
6. Apa saja
layanan yang di berikan Cloud Computing?
7. System
operasi apa yang di gunakan dalam Cloud Computing?
8. Bagaimana
spesifikasi computer server maupun computer client untuk mendukung layanan
Cloud Computing?
9. Bagaimana
infrastruktur Cloud Computing?
10. Perusahaan apa
yang menyediakan Cloud Computing serta biaya/tariff yang di gunakan?
3. Tujuan Penulisan
a. Menjelaskan
definisi dari Cloud Computing dan Cloud Storage
b. Menjelaskan mengenai
sejarah penyimpanan Cloud Storage
c. Menjelaskan
tentang sistem kerja penyimpanan Cloud Storage
d. Menjabarkan
tenatng kekurangan dan kelebihan dari Cloud Storage
PEMBAHASAN
A. Definisi Cloud
Storage
“Cloud
Storage adalah sebuah teknologi penyimpanan data digital yang memanfaatkan
adanya server virtual sebagai media penyimpanan. Tidak seperti media
penyimpanan perangkat keras pada umumnya seperti Harddisk, Teknologi Cloud
Storage tidak membutuhkan perangkat tambahan apapun. Yang diperlukan untuk
mengakses file digital tersebut hanyalah sebuah device yang dilengkapi dengan
layanan internet.” Dikutip dari (Tarsyam: 2014)
B. Definisi Cloud
Computing
“Cloud
Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di
server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client)
termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer
tembok, handheld, sensor – sensor, monitor dan lain – lain.” Dikutip dari (makalah
IEEE Internet Computing : 2008)
C. Sejarah Cloud
Computing
Cloud
Computing dimulai pada tahun 1960 berawal dari pemikiran seorang pakar
komputasi dan kecerdasan buatan dari MIT, yang berbunyi “Suatu hari nanti,
komputasi akan menjadi infrastruktur publik seperti halnya listrik dan
telepon.” (John McCarthy)..
Kemudian
berlanjut pada tahun 1995 Larry Ellison, pendiri perusahaan Oracle. Dia
mengungkapkan bahwa “Network Computing, ide ini sebenarmya cukup unik dan
sedikit menyindir perusahaan Microsoft pada saat itu. Intinya, kita tidak harus
“menanam” berbagai perangkat lunak kedalam PC pengguna, mulai dari sistem
operasi hingga perangkat lunak lainnya. Cukup dengan koneksi dengan server
dimana akan disediakan sebuah environment yang mencakup berbagai kebutuhan PC
pengguna.”
Pada akhir
era-90, lahir konsep ASP (Application Service Provider) yang ditandai dengan
kemunculan perusahaan pusat pengolahan data. Ini merupakan sebuah perkembangan
pada kualitas jaringan komputer. Akses untuk pengguna menjadi lebih cepat.
Pada tahun
2000, Marc Benioff yang merupakan wakil presiden perusahaan Oracle ini
mengungkapkan bahwa “salesforce.com ini merupakan sebuah perangkat lunak CRM
dengan basis SaaS (Software as a Service).” Tak disangka gebrakan ini mendapat
tanggapan hebat. Sebagai suksesor dari visi Larry Ellison. Dia memiliki sebuah
misi yaitu “The End of Software”.
Pada tahun
2005 hingga sekarang, Cloud Computing sudah semakin meningkat popularitasnya,
dari mulai penerapan sistem, penggunaan nama dan lain – lain. Amazon.com dengan
EC2 (Elastic Computer Cloud), Google dengan Google App. Engine, IBM dengan Blue
Corf Initiative dan sebagainya. Perhelatan Cloud Computing meroket sebagaimana
berjalannya waktu. Dan sekarang, sudah banyak sekali pemakaian sistem komputasi
itu, ditambah lagi dengan sudah meningkatnya kualitas jaringan komputer dan
beragamnya gadget yang ada. Contoh pengaplikasiannya adalah Evernote, Dropbox,
Google Drive, Sky Drive, Youtube, Scribd dan lain – lain.
D. Cara Kerja
Sistem Cloud Computing
Seorang
pengguna “cloud” membutuhkan perangkat klien seperti laptop, komputer pad,
ataupun sumber daya komputasi lainnya dengan web browser (atau rute akses lain
yang disetujui) untuk mengakses sistem cloud melalui World Wide Web. Biasanya
pengguna akan login ke cloudpada penyedia layanan atau perusahaan swasta.
Cloud
computing bekerja secara client – server, menggunakan protokol web browser,
cloudmenyediakan server berbasis aplikasi dan semua layanan data kepada
pengguna, dengan outputditampilkan pada perangkat klien. Jika pengguna ingin
membuat dokumen mengguanakan pengolah kata, misalnya, cloud menyediakan
aplikasi yang cocok yang berjalan pada server yang manampilkan pekerjaan yang
dilakukan oleh pengg una pada layar web browser klien. Memori yang dialokasikan
untuk web browser sistem klien digunakan untuk membuat data aplikasi muncul di
layar sistem klien, tetapi semua perhitungan dan perubahan dicatat oleh server,
dan hasil akhir termasuk file yang dibuat atau diubah secara permanen disimpan
pada server cloud. Kinerja dari aplikasi cloud tergantung pada kecepatan akses
jaringan, dan kehandalan serta kecepatan pemrosesan perangkat klien. Sejak
layanan cloud berbasis web, bekerja pada berbagai platform, termasuk Linux,
Macintosh, dan komputer Windows. Ponsel Smart dan perangkat tablet dengan
Internet dan mengakses World Wide Web juga menyediakan layanan cloud untuk
telecommuting dan pengguna ponsel. Sebuah penyedia layanan mungkin mempunyai
kekuatan pemrosesan dari beberapa komputer remote dalam cloud untuk mencapai
tugas – tugas rutin seperti back up sejumlah besar data, pengolah kata, atau
pekerjaan komputasi secara intensif. Tugas – tugas ini biasanya mungkin sulit,
memakan waktu, atau mahal untuk pengguna individu atau perusahaan kecil untuk
menyelesaikan, terutama dengan sumber daya komputasi yang terbatas dan dana.
Dengan
komputasi cloud, klien hanya memerlukan komputer sederhana, seperti netbook,
dirancang dengan komputasi cloud dalam pikiran, atau bahkan smartphone, dengan
koneksi ke internet, atau jaringan perusahaan, dalam rangka untuk membuat
permintaan data dari cloud, maka istilah “perangkat lunak sebagai layanan”
(SaaS). Perhitungan dan peyimpanan dibagi antara komputer remote untuk
menangani volume besar dari kedua, sehingga klien tidak perlu membeli perangkat
keras mahal atau perangkat lunak untuk menangani tugas. Hasil dari tugas
pengolahan dikembalikan ke klien melalui jaringan, tergantung pada kecepatan
koneksi internet.
Kelebihan
Dan Kelemahan Cloud Computing
Ø
Kelebihan :
Sebagai suatu teknologi baru pasti mengundang pro dan
kontra, begitu juga dengancloud computing. Pro dan kontra tersebut terjadi
karena tidak lepas dari kelebihan dan kekurangan yang ada dari system teknologi
baru tersebut, berikut kelebihan dari Cloud Computing:
a. Kemudahan
Akses
Ini merupakan kelebihan yang paling menonjol dari cloud
computing, yaitu kemudahan akses. Jadi kita tidak perlu berada pada suatu
computer yg sama untuk melakukan suatu pekerjaan, karena semua aplikasi dan data
kita berada pada server cloud.
b. Fleksibilitas
Hampir sama seperti contoh di atas, data yg kita perlukan
tidak harus kita simpan di dalam harddisk atau storage computer kita. Dimanapun
kita berada, asalkan terkoneksi internet, kita bisa mengakses data kita karena
berada pada server cloud
c. Penghematan
(Tanpa investasi awal)
Pastinya dengan adanya cloud computing, akan memungkinkan
bagi perusahaan untuk mengurangi infrastruktur IT yang pastinya memerlukan
investasi yang besar, baik berupa investasi hardware, software, maupun human
resources nya
d. Mengubah CAPEX
Menjadi OPEX
CAPEX = Capital Expenditure (pengeluaran modal), sedangkan
OPEX = Operational Expenditure (pengeluaran modal). Seperti kelebihan
sebelumnya, ini masih seputar masalah keuangan. Jadi dengan menggunakan
teknologi cloud computer ini, kita tidak harus melakukan pengeluaran modal,
sebaliknya kita hanya melakukan pengeluaran operational
e. Lentur dan
Mudah Dikembangkan
Sesuai dengan salah 1 karakter cloud computing yaitu Rapid
Elasticity, maka ini juga merupakan salah 1 kelebihan cloud computing. Jadi
customer bisa dengan mudah menaikkan atau menurunkan resource yang dipakai, dan
ini akan mempengaruhi cost yang mereka keluarkan
f. Fokus pada
bisnis bukan pada TI
Dengan mempercayakan semua pengelolaan seputar IT pada cloud
service provider, maka kita akan lebih focus pada bisnis kita bukan pada
pengelolaan IT nya.
Dengan banyaknya kelebihan di atas Cloud Computing juga
memeiliki kekurangan yaitu ketergantungan akan koneksi Internet. Sehingga
membutuhkan koneksi dengan kecepatan yang tinggi agar dapat
memanfaatkan(mengambil) file yang berukuran besar.
Selain itu kelebihan yang lain adalah;
a. Menghemat
biaya investasi awal untuk pembelian sumber daya.
b. Bisa menghemat
waktu sehingga perusahaan bisa langsung fokus ke profit dan berkembang dengan
cepat.
c. Membuat
operasional dan manajemen lebih mudah karena sistem pribadi/perusahaan yang
tersambung dalam satu cloud dapat dimonitor dan diatur dengan mudah.
d. Menjadikan
kolaborasi yang terpercaya dan lebih ramping.
e. Mengehemat
biaya operasional pada saat realibilitas ingin ditingkatkan dan kritikal sistem
informasi yang dibangun.
f. Integrasi
aplikasi dengan berbagai perangkat
Ø
Kelemahan
Komputer akan menjadi lambat atau tidak bisa dipakai sama
sekali jika internet bermasalah atau kelebihan beban. Dan juga perusahaan yang
menyewa layanan dari cloud computing tidak punya akses langsung ke sumber daya.
Jadi, semua tergantung dari kondisi vendor/penyedia layanan cloud computing.
Jika server vendor rusak atau punya layanan backup yang buruk, maka perusahaan
akan mengalami kerugian besar.
PENUTUPAN
KESIMPULAN
1. Inti Gagasan
Gagasan
penggunaan Cloud Computing ini pada dasarnya meliputi sejarah awal penggunaan
sistem cloud computing, sistem kerja yang ada pada cloud computing, serta
kelebihan yang terdapat pada cloud computing. Cloud computing menjadi jawaban
dari masalah ketidak praktisannya membawa storage devices kemanapun anda pergi.
Dengan adanya sistem Cloud Storage yang berbasis storage online anda dapat
membawa pekerjaan anda dengan mudah kemanapun anda inginkan, asalkan terdapat
jaringan internet maka kita dapat mengakses data tersebut kapan saja, karena
telah data kita telah tersimpan secara digital pada Cloud Storage.Sistem ini
dapat menunjang mobilitas kita dalam membawa data.
2. Prediksi
Keberhasilan Gagasan
Gagasan
cloud computing pada masa yang seperti ini, merupakan suatu solusi cerdas
dimana saat ini kebutuhan manusia akan data dalam bentuk digital semakin
banyak. Cloud computing memberikan kemudahan bagi masyarakat umum untuk
menyimpan data-data pekerjaan mereka dengan mudah tanpa harus mengeluarkan
biaya untuk membeli sebuah device storage, karena data mereka akan disimpan
secara online dalam cloud storage, dimana data akan disimpan dalam satu server
online. Dengan begini, pekerjaan manusia akan menjadi semakin mudah, dengan
kita menyimpan data pekerjaan di salah satu server cloud storage, maka kita
tidak perlu khawatir lagi ketika kita lupa untuk membawa storage device kita,
karena data pekerjaan tidak hanya akan
disimpan pada storage devices yang kita miliki, namun kita dapat menyimpan data
pekerjaan dalam cloud storage yang akan memudahkan kita ketika membawa data
tersebut, dan data tersebut akan aman.
Cloud storage akan diminati oleh banyak masyarakat dunia
karena kebutuhan manusia akan data semakin meningkat, dan manusia butuh sesuatu
yang lebih praktis, maka dengan adanya cloud storage terjawab sudah
permasalahan tersebut.
0 komentar:
Posting Komentar